Menikmati Keindahan Kota Valencia

Keindahan Kota Valencia – Jarak antara Cordoba ke Valencia sekitar 500 km, dengan kereta cepat hanya butuh 4 jam untuk sampai di Cordoba dari Valencia atau sebaliknya. Tak salah kiranya mengunjungi dua kota tersebut dalam satu kesempatan, terlebih keduanya memiliki objek wisata yang sangat menarik.

Valencia letaknya di timur, sementara Cordoba di selatan Spanyol. Meskipun beda wilayah dan relatif jauh, perjalanan terasa singkat dengan adanya kereta cepat. Valencia dan Cordoba punya kemiripan, sama-sama memiliki sisi modern, tradisional maupun klasik. Dan perjalanan kali ini saya awali dari Valencia. Selain sebagai kota metropolitan terbesar ketiga setelah Madrid dan Barcelona, Valencia juga menjadi salah satu pintu gerbang menuju ke beberapa wilayah Spanyol.

Paella, Makanan Khas Valencia

Paella Makanan Khas Valencia

Cuaca Valencia di bulan November cukup bersahabat, udaranya tidak terlalu dingin hanya di kisaran 20 derajat celcius. Angin sepoi-sepoi menyambut kedatangan saya yang tiba tepat tengah hari. Itinerary sudah ditangan, pertama yang dituju tentunya adalah restoran karena perut sudah terasa lapar. Casino Cirsa yang berjarak sekitar 36 V alencia letaknya di timur, sementara Cordoba di selatan Spanyol. Meskipun beda wilayah dan relatif jauh, perjalanan terasa singkat dengan adanya kereta cepat. Valencia dan Cordoba punya kemiripan, sama-sama memiliki sisi modern, tradisional maupun klasik. Dan perjalanan kali ini saya awali dari Valencia.

Selain sebagai kota metropolitan terbesar ketiga setelah Madrid dan Barcelona, Valencia juga menjadi salah satu pintu gerbang menuju ke beberapa wilayah Spanyol. Pertama Kali Merasakan Paella 9 km dari Valencia Airport menjadi pilihan. Di sini untuk pertama kalinya saya merasakan main course khas Valencia yaitu paella, nasi yang dimasak dengan olive oil, campuran rempah, daging ayam serta daging kelinci. Benar-benar nikmat! Menu inilah yang akhirnya menjadi santapan utama saya sehari-hari selama berada di Spanyol. Setelah makan siang, agenda
hari pertama selanjutnya adalah mengunjungi Bioparc, Stadion Mestalla dan Ciudad de las Artes y las Ciencias (The City of Arts and Sciences).

Kebun Bintang Bioparc Valencia Menyerupai Habitat Asli

Kebun Bintang Bioparc di valencia

Kebun Bintang Bioparc di valencia

Kebun binatang Bioparc yang berjarak kurang dari 3 km dari Circa Casino ini boleh dibilang agak berbeda dibanding lainnya. Koleksinya terbatas hanya flora dan fauna dari Afrika. Uniknya, kondisi lingkungan dibuat mendekati kondisi alam Afrika yang terbagi menjadi 4 ekosistem (sabana, equatorial forest, Madagascar Island dan wetlands). Selain memberikan lingkungan yang nyaman pada hewan, Bioparc juga menciptakan atmosfer yang membuat pengunjung seolah erada di habitat asli hewan-hewan tersebut.

Selain sebagai tempat konservasi, Bioparc menjadi sarana untuk mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan melalui pendidikan maupun pelestarian binatang. Kebun binatang yang mulai beroperasi sejak 28 Februari 2008 ini memiliki luas 100.000 m2. Untuk tiket masuknya, dewasa dikenakan 23,8€, anak antara 4-12 tahun 18€ dan manula 17,5€. Bioparc menjadi salah satu natural park terbaik di dunia, jadi jangan sampai terlewatkan.

Mengunjungi Stadion Mestalla

Mestalla stadion

Mestalla stadion, markas club sepak bola Valencia Club de Futbol

Sekitar 10 menit berkendara dari Bioparc, saya tiba di Stadion Mestalla. Meskipun bukan maniak bola, berkunjung ke markasnya Valencia Club de Futbol (VCF) memberikan pengalaman tersendiri bagi saya. Selain VCF merupakan salah satu raksasa sepak bola Spanyol, bertandang ke markas club-club besar mungkin jadi impian banyak orang, terutama mereka pencinta bola. Selama di stadion saya ditemani oleh seorang staf yang bercerita panjang lebar tentang sejarah VCF. Selain itu beliau juga mengajak saya untuk melihat-lihat ke beberapa ruangan di dalam stadion
seperti kamar ganti pemain, ruang piala, press conference sampai meninjau ke lapangan serta duduk dibangku pelatih dan pemain. Stadion yang resmi dibuka tahun 1923 ini memiliki kapasitas 55.000 tempat duduk. Tur dibuka dari Senin sampai Jum’at mulai jam 10.30-14.30 dan 15.50- 17.30, biayanya 10,2€ per orang. Saat ada pertandingan, tur akan dilakukan 5 jam sebelum kick off dan peserta tur tidak bisa masuk ke kamar ganti pemain.

Ciudad de las Artes y las Ciencias

Ciudad de las Artes y las Ciencias

Ciudad de las Artes y las Ciencias

Menjelang sore saya mampir ke Ciudad de las Artes y las Ciencias atau kota seni dan ilmu pengetahuan, pusat rekreasi dan budaya terbesar di Eropa yang memiliki luas 350.000 m2. Di area ini berdiri beberapa bangunan antara lain Hemisferic, Oceanografic, Museo de las Ciencias Principe Felipe, Palau de les Arts Reina Sofia, Agora dan Umbracle.

Baca juga : Budapest, kota wisata bersejarah di Hungaria

Hemisferic merupakan planetarium yang memiliki layar cekung seluas 900 m2 dengan 3 sistem proyeksi, antara lain large format cinema dengan IMAX DOME, digital 3D dan digital projections. Sementara di Oceanografic kita bisa menyaksikan aquarium terbesar di Eropa, di mana terdapat 45.000 binatang dengan 500 species yang berbeda. Di sini juga terdapat lorong laut sepanjang 70 meter, pengunjung bisa berjalan di antara hewan laut seperti hiu, pari, penyu dan lainnya.

Ingin menggali lebih jauh tentang dunia genetika? Museo de las Ciencias Principe Felipe adalah tempatnya. Di sini pengunjung bisa menyaksikan pameran tentang kromosom, arsitektur molekul DNA dan mendapat pengalaman take off di International Space Station. Masih banyak lagi hal yang menarik bisa kita temukan di Ciudad de las Artes y las Ciencias. Kompleks ini wajib untuk dikunjungi.

Tempat Bersejarah di Valencia

suasana Plaza de la Virgen malam hari

suasana Plaza de la Virgen malam hari

Tak hanya citra modern, Valencia juga menampilkan sisi klasik yang tampak di beberapa sudut kotanya. Di hari kedua, penelusuran saya awali dari Ayuntamiento de Valencia (city hall), Central Market, La Lonja sampai ke Plaza de la Virgen yang merupakan square paling tua di Valencia. Di Plaza de la Virgen berdiri Katedral Santa Maria, Basilica de la Virgen de los Desamparados dan Palace of the Generalitat. Keindahan malam hari di kota Valencia bisa anda nikmati bila mengunjungi Plaza de la Virgen. Katedral dulunya merupakan Kuil Roma, lalu dijadikan masjid dan pada abad ke 13 beralih ungsi menjadi gereja. Tak ada gaya arsitektur yang dominan pada
katedral ini, kombinasinya campuran dari Romanesque hingga Baroque.

Hal ini bisa dilihat dari pintu utama atau biasa disebut Puerta de los Hierros yang bergaya baroque, pintu Appstles bergaya Gothic dan pintu Palace bergaya Romanesque. Plaza de la Virgen merupakan pusat sejarah sekaligus landmark Kota Valencia, tempat ini juga yang banyak mendapat kunjungan wisatawan mancanegara. Dari Plaza de la Virgen, saya menuju ke Escuela de Arroces y Paella Valenciana untuk mengikuti kelas masak dan sorenya mengunjungi Falles Museum.

Leave a Reply